Atasi Masalah Bisnis Manufaktur Dengan Sistem ERP

Atasi Masalah Bisnis Manufaktur Dengan Sistem ERP

Bisnis manufaktur adalah bisnis yang mengolah bahan baku mentah menjadi produk jadi yang siap digunakan. Kecanggihan teknologi dan sistem digitalisasi dalam melakukan produksi menjadi suatu keharusan yang harus diadaptasi oleh pemilik bisnis. Sistem yang terdigitalisasi ini juga mampu menyelesaikan masalah yang sering terjadi dalam proses produksi manufaktur.

Adaptasi teknologi bagi bisnis manufaktur dapat dimulai dengan pemanfaatan sistem ERP. Secara sederhana, ERP merupakan suatu konsep untuk mengelola sumber daya yang ada di perusahaan tersebut. Seperti namanya, ERP menekankan pada tiga elemen, yaitu perusahaan itu sendiri, sumber daya yang dimiliki, dan perencanaan. Artinya, perusahaan harus melakukan perencanaan dan menganalisa sumber dayanya agar hasil yang didapatkan lebih maksimal. 

Sistem ERP memiliki banyak manfaat untuk menyelesaikan masalah dalam bisnis. Setidaknya ada beberapa masalah yang dapat diatasi dengan penggunaan sistem ini, diantaranya adalah:

1. Konektivitas Antar Divisi

Setiap perusahaan baik itu perusahaan skala besar maupun skala kecil pasti memiliki beberapa divisi. Meskipun memiliki bidang kerja masing-masing tetapi beberapa divisi masih saling terkait. Hal ini yang sering menjadikan masalah karena kurangnya koordinasi antar divisi sehingga terjadi kesalahan. Berbeda halnya apabila menggunakan sistem ERP, dengan adanya sistem yang terpusat dan mengintegrasi satu sama lain, maka dapat meminimalisir terjadinya kesalahan komunikasi antar divisi.

2. Penyimpanan Data

Dalam bisnis, masalah penyimpanan data adalah hal yang cukup krusial lantaran di setiap divisi memiliki data yang harus terintegrasi. Akses data ini sering kali mengalami kesulitan karena masih dilakukan penyimpanan dalam bentuk hardcopy. Dengan menggunakan sistem ERP, dokumen dapat disimpan pada penyimpanan cloud sehingga menjadi lebih aman dan dapat diakses lebih cepat oleh setiap divisi.

3. Stok yang Terjamin

Masalah yang sering dihadapi oleh pebisnis adalah jadwal produksi yang kacau sehingga stok tidak terjaga dengan baik. Hal ini tentu akan merugikan perusahaan karena stok yang berlebih atau bahkan kurang akan mempengaruhi proses produksi. Oleh karena itu, dengan menggunakan sistem ERP, perusahaan dapat melakukan pengaturan jadwal produksi yang tepat sesuai dengan permintaan pasar.

4. Laporan yang Lebih Akurat

Laporan merupakan komponen penting dalam bisnis. Dengan laporan tersebut, pemilik bisnis dapat mengetahui perkembangan bisnisnya sehingga dapat menentukan langkah apa yang harus diambil. Kesalahan bahkan ketidakakuratan akan berakibat fatal terhadap pengambilan keputusan. Masalah ini dapat diatasi dengan pengaplikasian sistem ERP. Sistem ERP dapat membantu pembuatan proses laporan menjadi lebih sederhana, menyeluruh, dan akurat secara otomatis. Dengan begitu, kesalahan dapat diminimalisir sehingga secara otomatis kerugian dapat diminimalkan pula. 

Proses pengelolaan bisnis secara manual semakin ditinggalkan. Karena sistem manual ini dapat membuat perusahaan gagal dalam bersaing di tengah ketatnya era modern. Oleh karena itu, kehadiran software ERP sangat penting diaplikasikan oleh semua jenis bisnis. Salah satu perusahaan penyedia sistem ERP adalah ERP Indonesia. ERP Indonesia menggunakan sistem dengan teknologi cloud computing, sehingga dapat digunakan di smartphone maupun komputer.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *