Manfaat Material Requirement Planning (MRP) Untuk Bisnis

material requirement planning mrp adalah

MRP adalah sistem yang bermanfaat untuk menghitung jumlah komponen yang diperlukan untuk memproduksi sebuah produk. Sistem ini biasanya digunakan oleh perusahaan manufaktur. MRP digunakan untuk menjawab tiga pertanyaan, yaitu barang apa saja, berapa banyak dan kapan barang tersebut dibutuhkan.

Umumnya, sistem MRP memerlukan bantuan software komputer untuk mengotomatiskan proses produksi di perusahaan manufaktur. Sistem MRP ini digunakan untuk memperkirakan dengan tepat berapa jumlah bahan baku yang dibutuhkan saat produksi dan menjadwalkan pengirimannya. 

Cara Kerja MRP

Sistem ini akan mengambil informasi dari Bill Of Material. Informasi tersebut berupa daftar bahan baku yang diperlukan, komponen pembantu untuk memproduksi sebuah barang, hingga jumlah produk yang akan dihasilkan. MRP juga memanfaatkan data inventory untuk menghitung jumlah bahan baku yang diperlukan dan kapan bahan tersebut digunakan saat proses produksi.

Metode ini sangat efektif untuk berbagai jenis perusahaan manufaktur, seperti pabrik mobil, pabrik bahan kimia, hingga pabrik makanan dan minuman. Alasan inilah mengapa metode ini banyak digunakan oleh perusahaan manufaktur di seluruh dunia.

MRP awalnya menggunakan komputer mainframe untuk mengelola informasi dari Bill Of Material produk tertentu. Informasi ini kemudian diubah menjadi rencana pembelian dan rencana produksi. Beberapa tahun kemudian, MRP mulai menyertakan fitur feedback untuk memudahkan melakukan perubahan yang diperlukan secara langsung ke sistem.

Seiring waktu berjalan, sistem MRP terus berkembang. Dan saat ini sudah dapat diintegrasikan dengan inventory, marketing, keuangan, hingga dengan human resource dalam pembuatan rencana produksi.

Perkembangan MRP Menjadi ERP

Karena kemampuannya yang cukup efektif dalam meningkatkan produktivitas, maka dikembangkan sistem MRP II agar dapat digunakan oleh sektor lainnya. Hal inilah awal mulai sistem ERP dikenal oleh banyak perusahaan dari berbagai sektor industri.

Berbeda dengan sistem MRP yang lebih familiar digunakan oleh perusahaan manufaktur, sistem ERP ini dapat digunakan oleh berbagai jenis industri. Perusahaan retail, perbankan, makanan, obat-obatan, hingga perusahaan jasa dapat mengimplementasikan sistem ERP ini. Meski demikian, MRP masih menjadi bagian tidak terpisahkan dari perusahaan manufaktur hingga saat ini.

MRP sendiri adalah metode yang sangat efektif untuk menggenjot produktivitas perusahaan manufaktur. Dalam perkembangannya, sistem ini berhasil diintegrasikan ke berbagai aspek perusahaan untuk memudahkan dalam menyusun rencana produksi. Hingga saat ini, MRP tetap menjadi bagian penting untuk perusahaan manufaktur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *