Strategi Asset Management Bagi Perusahaan Konstruksi

Strategi Asset Management Bagi Perusahaan Konstruksi

Asset Management merupakan aspek yang sangat penting dalam perusahaan konstruksi, karena melibatkan banyak aset untuk mendukung kelangsungan infrastruktur. Pengelolaan aset yang buruk dapat menyebabkan kerugian yang besar, sehingga diperlukan metode yang tepat untuk menjadikannya optimal. Berikut strategi manajemen aset yang dapat diimplementasikan pada perusahaan konstruksi Anda.

1. Ketahui Masa Hidup Aset

Dengan mengetahui masa hidup aset dengan baik, maka Anda dapat memperkirakan kapan harus mengganti aset yang sudah lama dengan yang baru. Anda tidak perlu menunggu hingga peralatan rusak, karena Anda dapat mengetahui sampai kapan dapat digunakan. 

Mengetahui masa hidup aset juga dapat membantu untuk melakukan pembelian dengan lebih bijak. Misalnya, ketika Anda ingin membeli alat berat, maka Anda dapat membeli alat berat dengan kualitas yang baik agar dapat digunakan lebih lama.

2. Bentuk Tim Aset Manajemen 

Sebagai pengusaha konstruksi, tentu Anda merasa kesulitan untuk memonitor dan mengelola setiap aspek bisnis Anda sendirian, terutama untuk memperhatikan aset yang dimiliki. Oleh karena itu, Anda perlu mencari orang-orang yang ahli dan paham mengenai pengelolaan aset untuk membentuk departemen manajemen aset.

Untuk bisnis konstruksi berskala kecil, dua orang cukup untuk mengelola aset. Sedangkan untuk bisnis dengan skala besar, maka diperlukan personel yang lebih banyak dalam mengelola mesin dan peralatan berat untuk kegiatan operasional. Pastikan bahwa tim Anda familiar dengan sistem manajemen aset yang Anda gunakan.

3. Evaluasi Kondisi Aset

Pastikan tim manajemen aset Anda melakukan evaluasi kondisi aset secara berkala. Hal ini akan membantu untuk mengidentifikasikan isu-isu yang ada pada aset Anda lebih dini guna menghindari berbagai kerusakan dengan melakukan pemeliharaan berkala. 

Dengan menggunakan software aset manajemen, pengecekan, perawatan, dan perbaikan dapat dijadwalkan secara otomatis. Tentu hal ini akan membantu memperpanjang masa hidup aset Anda.

4. Gunakan Aplikasi Asset Management yang Tepat

Hampir setiap perusahaan konstruksi sudah menggunakan software untuk mengelola aset mereka. Dalam memilih aplikasi pun tidak boleh asal-asalan tanpa menganalisis kebutuhan bisnis Anda. Jadi, pastikan bahwa Anda benar-benar memahami apa yang bisnis Anda butuhkan terlebih dahulu.

Dengan menggunakan aplikasi Asset Management dari ERP Indonesia, Anda dapat memantau bisnis kapan pun dan di mana pun. Hal ini tentu akan memudahkan Anda mengelola bisnis sekaligus mengetahui rasio profitabilitasnya. Selain itu, sistem ini juga dapat diintegrasikan dengan sistem akuntansi untuk pembukuan yang lebih akurat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *